Wahai Agen Asuransi Syariah, Masih Kau Pakai Cara-Cara Konvensional?

 

Memerhatikan media sosial, saya berkawan dengan agen-agen asuransi jiwa syariah dan saya mendapatkan infografik ini dari orang-orang tersebut. Sepintas infografik ini menceritakan sesuai fakta tetapi, bagi saya, tanpa disadari hal ini merupakan pendangkalan akidah.

Apa yang terpikirkan oleh Anda ketika melihat dan membaca infografik ini? TAKUT PUNYA ANAK?

Ketika Anda merasa takut, jelaslah bahwa Anda sedang meragukan Allah. Bahkan binatang melatapun, Allah cukupkan rezekinya, apalagi dengan kita yang Allah ciptakan dengan sebaik-baiknya bentuk.

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (QS. Huud: 6)

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS. At Tin: 4)

Padahal Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyukai umatnya dalam jumlah banyak,

“Nikahilah perempuan yang pecinta (yakni yang mencintai suaminya) dan yang dapat mempunyai anak banyak, karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab (banyaknya) kamu di hadapan umat-umat (yang terdahulu)” [Shahih Riwayat Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Hibban dan Hakim dari jalan Ma’qil bin Yasar]

“Nikahilah perempuan yang penyayang dan dapat mempunyai anak banyak karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab banyaknya kamu dihadapan para Nabi nanti pada hari kiamat” [Shahih Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban dan Sa’id bin Manshur dari jalan Anas bin Malik]

Tapi kan gambar-gambar itu bisa menjadi rambu supaya kita mempersiapkan diri untuk anak-anak kita nanti?!

 

Betul! Ayo kita hitung menurut apa yang dikatakan infografik tersebut.

Jika Anak Anda lahir tahun 2017 maka Anda harus mengeluarkan biaya membesarkan anak sebesar Rp. 3,05 M dan jika Anda menambah anak ditahun 2018, Anda harus mempersiapkan dana sebesar Rp. 3,17 M.

Untuk anak pertama, jika biaya hidup tahunan naik sebesar 5% (cek data inflasi http://www.bi.go.id/id/moneter/inflasi/data/Default.aspx) selama 21 tahun, Maka tahun pertama Anda akan mengeluarkan biaya Rp. 85,4 juta dan bertambah 5% setiap tahunnya, artinya juga setiap bulan rata-rata Anda akan mengeluarkan biaya Rp 7,1 juta untuk anak pertama.

Untuk anak kedua, Anda harus mengeluarkan kira-kira Rp. 6,8 juta setiap bulan ditahun pertama jika Anda mulai mempersiapkannya sejak hari ini selama 22 tahun kedepan dan biaya ini meningkat sebesar 5% pertahun.

LIHAT jumlahnya, sebulan Anda harus mengeluarkan sekitar Rp. 14 juta. Trus, jika penghasilan Anda saat ini adalah UMR yang kira-kira Rp 3,6 juta apakah Anda bisa memiliki anak? Mikir! Gak mungkin kan? Lalu berapa penghasilan yang harus Anda miliki? Jika biaya kebutuhan Anak dialokasikan sebesar 14% dan biaya hidup lainnya sekitar 56%, serta biaya menabung, investasi, asuransi, bayar utang sebesar 30% maka penghasilan ideal untuk bisa memiliki 2 orang anak adalah Rp. 100 juta.

Ok, berapa lama lagi Anda memiliki penghasilan Rp. 100 juta jika menjalani pekerjaan yang ada dengan kenaikan penghasilan kira-kira 10%? 34.88 tahun dan saat itu Anda sudah melewati masa pensiun artinya sudah tidak berpenghasilan, dan itu juga berarti tidak mungkin Anda memiliki anak.

Tapi kan mereka bisa menjadi agen asuransi yang dalam 5 tahun penghasilan mereka bisa menjadi Rp. 100 juta.

Ayo, coba jujur! Berapa orang yang berpenghasilan Rp. 100 juta perbulan  di perusahaan asuransi tempat Anda bekerja? Banyak? Jangan tertipu dengan jumlahnya tetapi berapa persen dari total jumlah seluruh agen. Di sebuah perusahaan asuransi jiwa yang sangat besar di Indonesia yang katakan lah mungkin ada 1000 orang yang berpenghasilan Rp. 100 juta, tetapi dari jumlah keseluruhan 250.000 agen maka jumlahnya hanya 0,4%. Bagaimana jika dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja di Indonesia?  

Masihkan Anda mengatakan hal ini menjadi rambu untuk diperhatikan dalam mempersiapkan biaya hidup anak Anda? 

Sadarlah wahai agen asuransi syariah, jangan Anda takut-takuti nasabah Anda karena ini tidak halal bagi kita.

“Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.” (Shahih Sunan Abi Dawud)

Yang kedua, Anda sedang mengajak banyak orang untuk tidak meyakini bahwa Allah lah yang memberikan rezeki dan Allah lah yang mencukupkan rezeki kita.

Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada ilah (sesembahan yang berhak) selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?” (QS. Fathir: 3).

Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah simpanannya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.” (QS. Al Hijr: 21).

 

“Berhentilah menggunakan cara-cara konvensional padahal Anda adalah seorang agen asuransi syariah.”

4 thoughts on “Wahai Agen Asuransi Syariah, Masih Kau Pakai Cara-Cara Konvensional?

  1. Barakallah Pak Andri, sudah mengingatkan. selain cara nakutin, ada juga yang kasih iming-iming tinggi, jadinya nasabah merasa tertipu akhirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *