MENJADI PEBISNIS HEBAT; Jangan Alergi dengan Teori

Dari kamus Merriam Webster online mengatakan bahwa salah satu definisi teori adalah, “The analysis of  a set of facts in their relation to one another.” Yang terjemahan bebasnya dapat bermakna analisa dari serangkaian fakta-fakta dalam hubungannya antara satu dengan lainnya. Maka bisa dipahami bahwa teori muncul dari hal-hal yang sifatnya empirik yang bukti-bukti tersebut merupakan hasil pengamatan atau pengalaman yang menjadi pelajaran bagi orang lain untuk dibuktikan dalam setting waktu, tempat, dan pelaku yang berbeda.

Ketika bukti-bukti teori berlaku secara mutlak dan jika dipraktikkan hasilnya sama maka hal tersebut dinamakan hukum, contoh HUKUM GRAVITASI. Ketika benda dijatuhkan akan meluncur ke bawah dan itu akan berlaku secara mutlak.

Dalam dunia bisnis juga banyak berkembang teori-teori yang penting untuk dijalankan dan diuji coba kesesuaiannya dengan pelaku bisnis yang memelajarinya. Bisa jadi hasilnya serupa, atau karena faktor lain bahkan haslinya menjadi lebih sukses, dan dengan begitu akan muncul teori baru. Karenanya, teori akan dikatakan sesuai setelah dipraktikkan.

Apakah ada orang yang hidup di dunia ini tanpa teori? Jika ada yang menjawab Ya, saya yakin orang tersebut sedang berbohong atau orang tersebut tidak paham dengan hidupnya. Bahkan orang yang mengatakan, “saya sih hidup mengalir saja seperti air.” Sebenarnya dia juga sedang berteori. Apakah benar-benar ada orang yang hidup ingin mengalir seperti air? Jika pun ada, ia harus ridho jika dirinya mengalir ke selokan atau pun ke septic tank.

Perhatikan gambar teori dari Action Coach nya Brad Sugar dibawah ini

 

Ini adalah teori yang diyakini banyak orang yang dapat membawa pada kesuksesan bisnis dan ini merupakan teori yang dijalankan banyak orang. Bahkan ketika orang yang mempraktikkannya belum berhasil ia tidak langsung menghukumi bahwa itu hanya teori, “Ah Teori!” Ia tetap akan mencoba dan mencoba sampai berhasil. Lalu apakah kemudian bisnis tidak membutuhkan teori?

Terlalu berlebihan ketika orang alergi terhadap teori padahal ia mendapatkan ijazah sekolahnya dari teori-teori yang ia hapalkan di sekolah. Bahkan orang yang tidak sekolah pun membutuhkan teori ketika ia membutuhkan tips dan trik untuk bisa sukses dalam bisnisnya dari kawannya yang telah lebih dulu sukses.

Yang tepat adalah Teori diharapkan akan dibuktikan dengan praktik dan jika teori tidak berhasil maka evaluasi dan carilah teori lain yang sesuai dengan konteks Anda.

 

Bahkan dengan sangat indah Allah memberikan kita dua hal yang sangat berharga, yaitu Al Quran dan As Sunnah. Al Quran berisi konsep-konsep yang secara praktis Anda dapatkan di dalam As Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Al Quran mengajarkan untuk sholat tetapi Anda tidak akan menjumpai cara-cara sholat yang terperinci melainkan Anda akan mendapatinya di As Sunnah.

Anda, para praktisi asuransi syariah, tentu juga memerlukan teori. Syariah itu berasal dari Al Quran dan Sunnah. Sudah semestinya Anda paham aturan Al Quran dan As Sunnah yang berhubungan dengan asuransi syariah. Syariat berarti aturan dan bisnis Anda berpotensi menyimpang jika tidak memahami aturannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *