MENANTI KEMBALINYA KEJAYAAN EKONOMI SYARIAH

Suatu hari saya terjadwal untuk memberikan sebuah materi training untuk para agen asuransi syariah dengan tajuk MENANGANI KEBERATAN. Ini adalah materi yang “sakral” dalam dunia asuransi jiwa. Seolah jika seseorang sudah memiliki keterampilan dalam hal ini, maka bisa dipastikan ia dapat menutup (clisong) kebutuhan nasabahnya. Artinya, ia menghasilkan bisnis yang banyak dan tentu menghasilkan banhak uang. ASUMSI ini TIDAKlah BENAR.

Setiap tahapan dari proses penjualan adalah penting. Tahapan sebelumnya dari setiap tahapan proses penjualan ikut memengaruhi kesuksesan tahapan berikutnya. Keberhasilan CLOSING dipengaruhi oleh keberhasilan HANDLING OBJECTION dan tahapan ini dipengaruhi oleh tahapan PRESENTATION yang dipengaruhi oleh tahapan FACT FINDING yang juga dipengruhi oleh tahapan APPROACHING yang dipengaruhi oleh tahapan PROSPECTING yang didahului oleh tahapan PLANNING.

Maka perencanaan (PLANNING) sangatlah penting.

Hari ini saya menjumpai kantor yang masih tutup padahal acara harus dimulai dalam waktu beberapa menit. Jelas saya sudah merencanakan kehadiran saya untuk memberikan materi di kantor ini. Saya melatih diri saya untuk membawakan materi yang diminta, saya merencanakan penggunaan perlengkapan yang akan saya gunakan, saya merencanakan waktu kapan saya harus berangkat dari rumah, bahkan saya merencanakan rute dan jenis kendaraan yang harus saya gunakan menimbang rute dan kondisi jalan.

TAPI TERNYATA….

Kesuksesan perencanaan membutuhkan kesuksesan perencanaan orang lain juga sehingga ketika kantor masih tutup dan peserta belum hadir, maka perencanaan yang sudah saya buat tidak berjalan sesuai rencana.

MENGAPA UMAT ISLAM SAAT INI TERTINGGAL?

Entah pertanyaan ini sudah disadari atau belum oleh ummat. Jawaban dari mengapa ummat Islam saat ini Tertinggal adalah karena sebagian ummat sering TERLAMBAT.
Tahukah kita bahwa sesama Muslim adalah bersaudara dan sesama Muslim seperti satu tubuh. Satu bagian sakit, maka bagian lain akan ikut sakit. Jika sebagian terlambat, maka yang lainnya akan terkena dampak keterlambatannya.

Fahamkah bahwa ummat ini adalah yang terbaik yang sudah dilatih setiap hari dengan kedisiplinan dalam sholat. Bahwa sholat didirikan untuk mengingat Allah dan sholat hars tepat pada waktunya juga sholat dilakukan dengan cara berjamaah.

Pemahaman dalam sholat sangat memengaruhi etos kerja ummat ini.

Hhmmm… ini menjadi peringatan bagi kita semua, jangan-jangan sholatnya masih sering terlambat dan tidak berjamaah, karenanya ummat hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, egois, dn hatinya terpisah.

Hayya ‘alash sholaah (Mari kita sholat)
Hayya ‘alal falaah (Marikita mencapai kemenangan/kesuksesan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *