Header Image - As-Salam Training Consultant

Category Archives

19 Articles

TUJUANKU BUKAN DUNIA MELAINKAN SURGA

Dunia ini hanya perlintasan menuju satu tempat yang sejatinya kita tuju. Kita hanyalah orang-orang yang sedang dalam perjalanan menuju tempat akhir.

Ada orang yang paham tempat yang ditujunya, sehingga ia banyak-banyak mempersiapkan bekal agar sampai ke tempat yang dituju.

Ada pula orang yang paham tempat yang harus dituju tetapi mereka terlena di dalam perjalanan. Mereka dilenakan oleh keindahan-keindahan yang mereka lewati sehingga mereka menghabiskan bekalnya diperjalanan bahkan sering kali mereka kehabisan waktu dan akhirnya tidak sampai ketempat yang dituju.

Ada juga orang-orang yang hanya ikut-ikutan, mereka tidak tahu tempat apa yang sedang dituju dan untuk apa mereka melakukan perjalanan. Dan diantara orang ini ada yang mengikuti cara orang pertama dengan mencari informasi tentang apa yang sedang mereka lakukan dan untuk apa, sebagian lainnya mengikuti orang-orang kedua, menghamburkan waktu dan perbekalan, berfoya-foya dan tak sampai tujuan. Sungguh mereka orang yang merugi.

THE REASONS YOU NEED AS-SALAM TRAINING CONSULTANT

Banyak yang tidak tepat mengartikan tugas seorang konsultan. Sebagian memahami konsultan sama seperti seorang trainer, sebagian lainnya mengetahui konsultan adalah sebuah komplimentari atau tambahan saja dalam sebuah manajemen untuk mengembangkan bisnisnya dengan hanya memberikan nasihat-nasihat saja.

tujuan-konsultansi

Lebih dari itu, mari kita lihat apa yang As-Salam Training Consultant lakukan untuk kliennya.

As-Salam Training Consultant mengawal perusahaan Anda untuk bertumbuh. Banyak teori fase bisnis dan dapat disimpulkan menjadi

Hal ini sekaligus sebagai indikator mapping dimana perusahaan klien As-Salam Training Consultant berada. Seperti sebuah tahapan pertumbuhan seorang manusia, tiap-tiap tahap harus dilalui dengan baik dan lengkap

Perusahaan tidak disarankacorporate-growthn pada posisi Running jika Value, Channel, dan Who nya belum tepat dan jelas dan terlaksana. Perusahaan juga belum disarankan masuk dalam tahapan Growing jika belum memiliki Culture, System, dan People yang terbentuk baik. Lalu, apa maksud dari gambar diatas secara umum?

Dalam tahapan Starting sebuah perusahaan baru memulai membuat transaksi dan sebelum transaksi terlaksana barang atau jasa yang perusahaan Anda jual harus memiliki value. Bukan sekedar benefit tetapi nilai yang menentukan kenapa pelanggan membeli dari Anda bukan dari yang lain. Jika perusahaan Anda adalah perusahaan asuransi jiwa padahal banyak perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, mengapa nasabah membeli dari Anda bukan dari agen perusahaan yang lain.

Channel adalah cara menjual barang dan atau jasa Anda barang-barang yang digunakan untuk umum mungkin dapat Anda jual secara massal, namun barang yang harganya mahal harus Anda jual secara pribadi dan eksklusif hal ini sekaligus menentukan WHO, siapa target pelanggan Anda. Agen asuransi pemula diajarkan untuk menjual asuransi kepada siapa saja sehingga dampaknya premi yang didapat rata-rata tidak besar. Jika hal ini menjadi kebiasaan, saat ia sudah menjadi senior dalam profesinya, ia tetap akan mendapatkan premi rata-rata dan tidak meningkat. Mereka membutuhkan pelatihan dan perubahan konsep mental.

Pada tahapan Running, bisnis Anda seharusnya sudah berjalan walau Anda sedang berada jauh dari bisnis Anda. Banyak bisnis yang ketika ditinggal pemiliknya menjadi berantakan. Pemilik yang sibuk memiliki agenda kegiatan diluar perusahaan menjadi malapetaka untuk perusahaannya. It should have been “A business is running with or without you around.” Maka dalam tahapan ini sebuah perusahaan harus memiliki Culture, System, dan People yang baik. Dan fase ini lah, Anda memerlukan As-Salam Training Consultant, yang akan membantu membentuk (program) software perusahaan, SOP dan Controling Dashboard.

Tidak hanya sampai disitu, perusahaan Anda harus berkembang menjadi lebih besar. Secara alamiah seseorang bisa saja bertumbuh menjadi lebih tinggi, tetapi hal itu tidak terjadi pada perusahaan. Perusahaan harus dikawal untuk bertumbuh. Perusahaan Anda harus memiliki tim ahli riset yang menghitung untung dan rugi jika Anda harus membuka bisnis baru dan tim ahli yang memikirkan dari mana sumber pembiayaannya. Setelah proses ini selesai, barulah duplikasi sitem dilakukan pada bisnis baru Anda dengan harapan hasilnya serupa dengan bisnis Anda sebelumnya yang sudah mapan.

Ingat, bisnis haruslah berbasiskan data bukan berdasarkan rasa sehingga Anda tidak salah dalam membuat keputusan. Wallau a’lam.

Memerlukan pelatihan dan mengundang  saya:

Tel: 0811 187 5432

WA: 0812 8100 9812

email: andrie.setiawan@assalamconsultant.com

  • Islamic Finance
  • Sharia Insurance Selling
  • Sharia Agency Development Strategies
  • Sharia Insurance Agent Recruitment
  • Group Selling for Sharia Insurance
  • Leadership
  • Motivation
  • Pre-Pension Workshop
  • Islamic Financial Planning

SUKSES DALAM PANDANGAN ISLAM (hanya untuk agen asuransi syariah)

harta-karunJika Anda beragama Islam, maka sudah seharusnya memahami makna dari kata agama. Agama adalah terjemahan dari دين yang artinya jalan hidup. Dan sebagaimana fungsinya sebuah jalan, hal ini adalah proses untuk mencapai tujuan.

Mengapa Anda ingin mencapai tujuan tersebut? Karena ada kebahagiaan setelah meraihnya. Benar! Untuk apa Anda bersusah-payah melalui jalan berliku, naik dan turun lembah, menyeberangi sungai bahkan samudra jika yang Anda dapat di ujungnya hanya sebuah kesengsaraan?

Masih dengan analogi “sebuah jalan”, jika Anda tidak tahu apa yang ada di akhir perjalanan kita, belum pasti apakah kebahagiaan atau penderitaan, maka apakah Anda masih mau menempuh jalan ini dengan semangat?

Ketika Anda memilih Islam, dan ketika Anda paham bahwa ini sebuah jalan, maka Anda harus yakin bahwa jalan yang kita susuri ini berakhir pada kebahagiaan. Dan saat Anda telah yakin dengan apa yang akan Anda dapatkan di akhir perjalanan nanti tentu Anda akan menerima konsekuensi yang terjadi dalam perjalanan nanti.

Semalam saya menonton satu channel youtube yang isi nya sebuah aktivitas seminar motivasi pada tenaga pemasar, pembicaranya yang juga leader di perusahaan tersebut memotivasi dengan berapi-api meniru gaya motivator kenamaan Tung Desem Waringin. Gaya bersemangat, berteriak, berlari sana dan sini yang membuat sibuk mata peserta yang melihatnya sehingga untuk terhindar dari kelelahan sebagian peserta memilih untuk tidak mengikuti arah geraknya. Berteriak, melotot, dan mendekatkan wajahnya ke wajah pesertanya sambil bicara bukan membujuk tapi mempropaganda. Sepertinya motivator ini susah sekali, lebih sering menarik otot sedikit senyum dalam berbicara, berusaha meyakinkan pendengarnya walaupun pendengarnya terlihat bingung dan senyum-senyum saja. Dari teori perilaku yang saya ketahui, ketika seseorang mengajak orang lain untuk mencapai kebahagiaan namun dalam perilaku dan kata-katanya ia tidak terlihat kebahagiaan, biasanya orang orang tersebut memang belum bahagia.

Sebenarnya bukan itu bahasan kita, saya tertarik membahas perilakunya karena saya pernah menjadi seorang “motivator” di panggung pembicara sampai saya akhirnya menyadari bahwa saya bukan motivator karena saya masih butuh di motivasi.

Kalimat ajakan si motivator tersebut adalah mengajak pesertanya untuk memercayai bahwa dalam lima tahun mereka akan berpenghasilan 100 juta perbulan dan seperti umumnya dengan dibumbui kenikmatan-kenikmatan dari memiliki penghasilan sebesar itu.

Ketika Anda berpenghasilan 100 juta perbulan, apakah artinya Anda telah sukses? Haaa sebagian dari Anda masih menjawab, “Ya… saya sukses.

Tahukah Anda, tidak usah menunggu hingga lima tahun ke depan, hari ini pun banyak yang berpenghasilan 100 juta per bulan. Tanyakan pada mereka apakah mereka sudah merasa sukses?

BELUM! Karena hari ini pun sudah banyak yang memiliki penghasilan 1 milyar perbulan. Tidak kah Anda tahu itu?

Dan yang sudah berpenghasilan 1 milyar perbulan hari ini apakah sudah sukses menurut Anda? BELUM! Karena banya yang berpenghasilan 1 milyar per hari.

Ketika melewati sebuah rumah mewah yang pekarangannya luas dan indah, yang jalan masuk menuju rumahnya lebar, yang bisa jadi pula di pekarangan belakang ada kolam renangnya, apakah pemiliknya telah sukses?

Ketika Anda melihat seorang pengemis yang bajunya lusuh yang tidak memiliki apa-apa kecuali kaleng kecil tempat orang-orang menaruh uang sedekahnya, apakah orang ini telah gagal hidupnya?

Jika Anda mengatakan YA, begitupun saya. Dulu saya memandangnya seperti itu. Kita ini, manusia, hampir selalu mengukur kesuksesan dengan materi. Jika cara pandang itu kita teruskan, hati-hati lah, kita rawan tersesat keluar dari jalan Allah.

PERHATIKAN!

Apakah Firaun rumahnya kecil? Apakah dia la’natullah miskin? TIDAK! Istananya besar, hartanya berlimpah. Apakah dia orang sukses? TIDAK! Dia orang yang gagal dan merugi.

Apakah Nabi Allah Ibrahim ‘Alaihi Salam kaya? Rumahnya besar? TIDAK! Apakah beliau orang sukses? YA beliau orang SUKSES.

JELAS SEKARANG! Materi atau harta bukan ukuran sukses!

Saya tidak sedang mengajak Anda untuk menjadi miskin dan tidak memiliki harta, juga tidak hendak mengajak zuhud ‘ala sufi. Harta jelas penting dalam menopang hidup kita, tetapi kita tidak menjadikannya sebagai tujuan. Harta tidak lebih dari sekedar sarana.

Anda seorang yang beriman yang mencari keridhoan Allah dan Anda kaya raya, maka harta itu akan semakin bermanfaat bagi Anda. Dengan mudahnya Anda akan mengeluarkan harta Anda untuk terus mencari keridhoan Allah.

Tetapi sebaliknya jika Anda adalah ahli maksiat, harta Anda hanya akan menjadi fasilitas untuk menjerumuskan Anda tambah sesat.

Lihatlah bagaimana Abu Bakar As Shiddiq yang kaya raya dengan mudah membebaskan Bilal bin Rabbah dari pebudakan, bagaimana ia menyumbangkan seluruh hartanya untuk perjuangan.

Lihatlah Umar bin Khaththab yang menyumbangkan separuh hartanya untuk perjuangan.

Lihatlah Utsman bin Affan, yang hartanya masih ada tercatat disebuah bank di Arab Saudi padahal jasadnya sudah terkubur kurang lebih 1400 tahun yang lalu.

Lihatlah Sa’ad bin Abi Waqqash, Lihatlah Abdurrahman bin Auf, lihatlah sahabat-sahabat lainnya yang mereka dijamin surga, mereka bergelimang harta tetapi mereka tidak bergantung padanya. Mereka hanya bergantung pada Allah, karena Laa ilaaha illallah tidak ada ilah selain Allah. Bukan Laa ilaha illallahu wal maal (harta) atau Laa ilaha illal maal.

Kembali pada motivator diatas. Jika harta menjadi tujuan, belum sampai lima tahun, dan belum sampai 100 juta penghasilan Anda, dan Anda lebih dahulu meninggal dunia, apa yang akan Anda dapatkan?

Semoga Allah memberi petunjuk pada motivator itu dan pada kita semua agar selalu Allah tunjukkan jalan yang lurus. Jalan orang-orang yang diberi nikmat, bukan jalan orang yang dimurkaiNya dan jalan orang yang sesat. Aamiiin.

LETAKKAN HARTAMU DALAM GENGGAMAN BUKAN DALAM HATIMU, AGAR MUDAH UNTUK KAU LEPASKAN DALAM SEDEKAH.

LETAKKAN IMANMU DALAM HATI BUKAN DALAM GENGGAMAN, AGAR KAU TAK MUDAH MENGHILANGKANNYA.

DI TANGAN ORANG BERIMAN, HARTA AKAN BERMANFAAT.

Apakah seorang agen asuransi jiwa syariah penting untuk menjadi kaya? YA. Berpenghasilanlah 100 juta, 200 juta, 1 milyar per bulan bahkan semoga Allah mudahkan menjadi 1 milyar per hari. Tetapi bukanlah harta yang menjadi tujuan, melainkan keridhoan Allah, sehingga harta itu akan semakin bermanfaat baginya.

Memerlukan pelatihan dan mengundang  saya:

Tel: 0811 187 5432

WA: 0812 8100 9812

email: andrie.setiawan@assalamconsultant.com

  • Islamic Finance
  • Sharia Insurance Selling
  • Sharia Agency Development Strategies
  • Sharia Insurance Agent Recruitment
  • Group Selling for Sharia Insurance
  • Leadership
  • Motivation
  • Pre-Pension Workshop
  • Islamic Financial Planning

AGEN ASURANSI SYARIAH ADALAH ORANG YANG MENCINTAI ALLAH

mari-berasuransi-syariah-logoApakah Anda mencintai istri Anda?

Apakah Anda mencintai suami Anda?

Apakah Anda mencintai anak-anak Anda?

Apa buktinya?

Oh jelas, saya melakukan semua ini untuk istri dan anak saya.”

Setuju, itu tanda Anda mencintai keluarga Anda.

 

Apakah Anda mencintai perusahaan tempat Anda bekerja?

Oh jelas dong!

Apa buktinya?

Saya selalu mengatakan yang baik-baik tentang perusahaan tempat saya bekerja.”

Benar, itu juga tanda cinta dengan menjaga hati Anda untuk tetap mencintainya dan mendapatkan cintanya sebagai timbal balik dengan menyebut-nyebut kebaikannya.

 

Sekarang, Apakah Anda mencintai Allah dan Rasul Nya?

“(Diam)”

Dalam bekerja sebagai agen asuransi syariah, Anda melakukan semua ini untuk keluarga Anda, apakah Anda melakukan ini semua untuk Allah?

Apakah dalam bekerja Anda sering menyebut-nyebut kebaikan Allah dan tentang Nya untuk mendapatkan cintanya sebagai balasan dari cinta Anda?

هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ عَٰلِمُ ٱلۡغَيۡبِ وَٱلشَّهَٰدَةِۖ هُوَ ٱلرَّحۡمَٰنُ ٱلرَّحِيمُ ٢٢

  1. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

 

هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ٱلۡمُؤۡمِنُ ٱلۡمُهَيۡمِنُ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡجَبَّارُ ٱلۡمُتَكَبِّرُۚ سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشۡرِكُونَ ٢٣

  1. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan

 

هُوَ ٱللَّهُ ٱلۡخَٰلِقُ ٱلۡبَارِئُ ٱلۡمُصَوِّرُۖ لَهُ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ ٢٤

  1. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana

(QS Al Hasyr :22-24)

 

PERHATIAN! | ATTENTION! |注意請!| يرجى الانتباه|

JIka Anda sedang mencari seorang agen asuransi, cari lah yang mencintai Allah.

Ketika dia mencintai Allah, dia pasti juga akan mencintai hambaNya.

 

Jika Anda mencari sedang mencari pasangan hidup, cari lah orang yang mencintai Allah dan juga yang tidak merokok.

Jika jantungnya saja dia jaga, apalagi HATInya.  😀  😀  😀

 

Memerlukan pelatihan dan mengundang  saya:

Tel: 0811 187 5432

WA: 0812 8100 9812

email: andrie.setiawan@assalamconsultant.com

  • Islamic Finance
  • Sharia Insurance Selling
  • Sharia Agency Development Strategies
  • Sharia Insurance Agent Recruitment
  • Group Selling for Sharia Insurance
  • Leadership
  • Motivation
  • Pre-Pension Workshop
  • Islamic Financial Planning

 

MENJADI AGEN ASURANSI JIWA SYARIAH, SATU JALAN MENUJU SURGA

jalan-menuju-surga

Anda orang beriman? Tentu Anda sama seperti semua orang beriman lainnya, yaitu orang-orang yang merindukan surga. Pergambaran surga yang begitu indahnya sering kita baca dalam Kalamullah, Al Qur’an Al Karim, membuat kita ingin segera menuju kepadanya.

Bacalah tentang potret keindahan surga di QS 2 : 25, QS 47 : 15, QS 22 : 23, QS 50 : 35, QS 56 : 22.

Bacalah lagi tentang bentuk fisik surga di QS 29 : 73 (memiliki pintu-pintu), QS 29 : 58 (memiliki kamar-kamar),  QS 78 : 32 (terdapat kebun-kebun), QS 55 : 50 (terdapat mata air yang mengalir), QS 55 : 54. QS 55 : 76 (bantal hijau dan permadani indah dari sutera), QS 56 : 15 (dipan-dipan yang bertahtakan emas permata)

Dan masih banyak lagi kenikmatan yang orang-orang beriman akan dapatkan nanti. Lalu apakah begitu saja Allah akan berikan surga Nya pada orang-orang beriman? Kita, orang-orang beriman harus melalui ujian (QS 29 : 2).

Judul di atas sangatlah beralasan karena menjadi agen syariah selain mencari nafkah untuk keluarga yang bernilai sedekah juga memiliki pekerjaan dakwah, ada beberapa faktor lain yang mempermudah kita masuk surga, insyaa Allah.

  1. Nikmat Sebagai Pekerja Mandiri (self-employed)

Agen Asuransi Jiwa Syariah adalah pekerja mandiri alias self-employed yang tidak bergantung pada atasan dan sebagaimana nikmat yang saya rasakan sebagai pekerja mandiri, agen asuransi bergantung langsung pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Agen asuransi syariah berpeluang lebih religious karena agen asuransi paham yang memberikan rejeki adalah Allah, maka agen asuransi syariah hanya akan bergantung pada Allah (QS 112 : 2), dan meminta pertolongan hanya pada Allah (QS 1 : 5), serta Allah lah tempat berharap (QS 94 : 8). Ketika menjadi karyawan, saya sering lupa dengan hal diatas, seolah promosi yang saya dapatkan adalah atas kerja saya dan kebaikan atasan dan menjadi agen asuransi syariah insyaa Allah hati ini selalu terkait pada Allah.

  1. Waktu yang Lapang Untuk Beribadah

Ini juga salah satu nikmat yang saya rasakan sebagai pekerja mandiri. Saya mengundurkan diri dari posisi saya sebagai Head of Trainer/Cadre dari sebuah perusahaan asuransi jiwa #1 di Indonesia karena atasan saya mempermasalahkan ketika saya pergi ke masjid lebih awal untuk sholat Jum’at. Menjadi pekerja mandiri, saya bisa meluangkan waktu untuk dating ke masjid lebih awal bahkan saya bisa meliburkan diri di hari Jumat, bukan di hari Minggu. Sebuah kenikmatan bagi orang-orang yang mengharap surganya Allah untuk berdekat-dekatan dengan Pemiliknya. Mengunjungi/bertamu ke rumah-rumah Nya membuat kita dekat dengan Nya dan Dia dengan mudah memberikan apa yang kita inginkan dan yang terpenting adalah kita mendapatkan Rahmat (Kasih Sayang) Nya.

Ketika Anda berharap dari manusia, tentu Anda selalu ingin dekat dengan nya, terlihat oleh nya, dan memuji-muji nama nya? Padahal manusia dengan keterbatasannya bisa saja gagal janji entah karena ingkar ataupun karena dia tidak memiliki apa yang kita mau. Sedangkan Allah, selalu benar janjinya dan Allah memiliki segalanya.

  1. Berpeluang lebih besar Menjalankan (mengamalkan) Ayat-Ayat Allah
  1. Demi masa.
  2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.
  3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (QS Al Asr : 1-3)

Agen asuransi syariah yang beruntung adalah agen-agen yang beriman pada Allah yang mereka mengerjakan perbuatan (amalan) yang benar (shaleh). Bukankah mencari nafkah halal dan baik untuk tanggungan kita adalah perbiatan yang dibenarkan oleh Islam, dan bukan kah mendakwahkan syariah juga perbuatan yang sangat baik dalam Islam?

Agen asuransi jiwa syariah tentu pesan yang dibawa adalah kebenaran. Kebenaran tentang bermuamalah yang diperintahkan dalam Islam, yaitu berekonomi sesuai syariah. Nah inilah saatnya saling menasehati supaya mentaati kebenaran, untuk perlahan dan bertahap mengupayakan dengan sekuat tenaga meninggalkan keuangan konvensional dan menggantikannya dengan syariah.

Kemudian, Agen asuransi jiwa syariah adalah orang yang menasehati orang lain untuk selalu dalam kesabaran menghadapi ujian. Kematian merupakan ujian bagi yang hidup. Asuransi dapat membantu meringankan beban ekonomi dari dampak kematian yang terjadi dengan begitu, insyaa Allah diberikan kesabaran bagi yang tertimpa musibah.

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas (Az Zumar : 10)

Kesabaran itu bukan hanya berdiam diri, kesabaran itu adalah berusaha dengan segala daya upaya untuk mencapai ridho Allah dan berserah diri pada Ketentuan yang Allah berikan pada kita.

Jika saja saya tidak khawatir tulisan ini menjadi sangat panjang, tentu saya menuliskan semua alasan-alasan mengapa menjadi agen asuransi jiwa syariah berpeluang besar mendapatkan surganya Allah. Walaupun hanya sebagian kecil saja semoga tulisan ini menjadi nasehat untuk mentaati kebenaran dan usaha untuk mendapatkan ridho Allah. Wallahu a’lam.

Memerlukan pelatihan dan mengundang  saya:

Tel: 0811 187 5432

WA: 0812 8100 9812

email: andrie.setiawan@assalamconsultant.com

  • Islamic Finance
  • Sharia Insurance Selling
  • Sharia Agency Development Strategies
  • Sharia Insurance Agent Recruitment
  • Group Selling for Sharia Insurance
  • Leadership
  • Motivation
  • Pre-Pension Workshop
  • Islamic Financial Planning
1
×
Assalamu'alaikum,

Klik untuk bertanya tentang As Salam Training Consultant dan Program-Programnya