Header Image - As-Salam Training Consultant

Tag Archives

3 Articles

MENJADI PEBISNIS HEBAT; Jangan Alergi dengan Teori

Dari kamus Merriam Webster online mengatakan bahwa salah satu definisi teori adalah, “The analysis of  a set of facts in their relation to one another.” Yang terjemahan bebasnya dapat bermakna analisa dari serangkaian fakta-fakta dalam hubungannya antara satu dengan lainnya. Maka bisa dipahami bahwa teori muncul dari hal-hal yang sifatnya empirik yang bukti-bukti tersebut merupakan hasil pengamatan atau pengalaman yang menjadi pelajaran bagi orang lain untuk dibuktikan dalam setting waktu, tempat, dan pelaku yang berbeda.

Ketika bukti-bukti teori berlaku secara mutlak dan jika dipraktikkan hasilnya sama maka hal tersebut dinamakan hukum, contoh HUKUM GRAVITASI. Ketika benda dijatuhkan akan meluncur ke bawah dan itu akan berlaku secara mutlak.

Dalam dunia bisnis juga banyak berkembang teori-teori yang penting untuk dijalankan dan diuji coba kesesuaiannya dengan pelaku bisnis yang memelajarinya. Bisa jadi hasilnya serupa, atau karena faktor lain bahkan haslinya menjadi lebih sukses, dan dengan begitu akan muncul teori baru. Karenanya, teori akan dikatakan sesuai setelah dipraktikkan.

Apakah ada orang yang hidup di dunia ini tanpa teori? Jika ada yang menjawab Ya, saya yakin orang tersebut sedang berbohong atau orang tersebut tidak paham dengan hidupnya. Bahkan orang yang mengatakan, “saya sih hidup mengalir saja seperti air.” Sebenarnya dia juga sedang berteori. Apakah benar-benar ada orang yang hidup ingin mengalir seperti air? Jika pun ada, ia harus ridho jika dirinya mengalir ke selokan atau pun ke septic tank.

Perhatikan gambar teori dari Action Coach nya Brad Sugar dibawah ini

 

Ini adalah teori yang diyakini banyak orang yang dapat membawa pada kesuksesan bisnis dan ini merupakan teori yang dijalankan banyak orang. Bahkan ketika orang yang mempraktikkannya belum berhasil ia tidak langsung menghukumi bahwa itu hanya teori, “Ah Teori!” Ia tetap akan mencoba dan mencoba sampai berhasil. Lalu apakah kemudian bisnis tidak membutuhkan teori?

Terlalu berlebihan ketika orang alergi terhadap teori padahal ia mendapatkan ijazah sekolahnya dari teori-teori yang ia hapalkan di sekolah. Bahkan orang yang tidak sekolah pun membutuhkan teori ketika ia membutuhkan tips dan trik untuk bisa sukses dalam bisnisnya dari kawannya yang telah lebih dulu sukses.

Yang tepat adalah Teori diharapkan akan dibuktikan dengan praktik dan jika teori tidak berhasil maka evaluasi dan carilah teori lain yang sesuai dengan konteks Anda.

 

Bahkan dengan sangat indah Allah memberikan kita dua hal yang sangat berharga, yaitu Al Quran dan As Sunnah. Al Quran berisi konsep-konsep yang secara praktis Anda dapatkan di dalam As Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Al Quran mengajarkan untuk sholat tetapi Anda tidak akan menjumpai cara-cara sholat yang terperinci melainkan Anda akan mendapatinya di As Sunnah.

Anda, para praktisi asuransi syariah, tentu juga memerlukan teori. Syariah itu berasal dari Al Quran dan Sunnah. Sudah semestinya Anda paham aturan Al Quran dan As Sunnah yang berhubungan dengan asuransi syariah. Syariat berarti aturan dan bisnis Anda berpotensi menyimpang jika tidak memahami aturannya.

MODERNNYA SYARIAH

quote-andrieMenurut kamus Merriam Webster online Modern berarti

: of or relating to the present time or the recent past : happening, existing, or developing at a time near the present time

: of or relating to the current or most recent period of a language

: based on or using the newest information, methods, or technology

Dari definisi di atas maka asuransi syariah atau umumnya manajemen (keuangan) syariah adalah sesuatu yang modern karena menurut definisi di atas modern memiliki syarat;

  1. Berhubungan dengan kekinian yaitu yang sedang terjadi, ada, atau dikembangkan akhir-akhir ini.

Syar’i akhir-akhir ini menjadi tema hangat dalam keseharian bukan hanya mengenai ekonomi tetapi juga pakaian, makanan, hiburan, bahkan gaya hidup. Banyak orang berbondong-bondong membeli pakaian bergaya syar’i dan setiap hari Anda dapat melihat model-model baru pakaian-pakaian syar’i ini.

Dalam hal makanan, masyarakat semakin teliti untuk mengetahui apakah makanan yang mereka konsumsi sudah disetujui kehalalannya oleh majelis ulama. Orang-orang serasa memiliki kebanggaan ketika membeli makanan yang berlabel halal. Restoran berlabel halal pun ramai diserbu pengunjung.

Dalam hal hiburan, hotel-hotel syariah mulai banyak tumbuh. Objek wisata syariah mulai ramai dijual, dan wisata syariah banyak diminati. Terlepas dari itu semua, sebelum dan sampai hari ini biro umrah tumbuh menjamur di setiap kota bahkan kota-kota besar didalam satu ruas jalan terdapat beberapa biro perjalanan umrah.

Untuk urusan gaya hidup pun, saat ini sudah banyak perumahan modern dengan konsep Islami. Perumahan syariah, orang-orang menyebutnya. Perumahan dengan lingkungan syar’i lengkap dengan sarana penunjang gaya hidup syar’i.

  1. Berhubungan dengan periode penggunaan bahasa terkini.

Bahasa sebagai produk dari pemikiran dan sebaliknya juga alat untuk memahami pemikiran atau gagasan akan berkembang seiring dengan perkembangan cara berpikir manusia. Yang menarik, istilah-istilah (bahasa) syariah mulai digunakan di banyak aktivitas terlebih plus minus dari sebuah bahasa beberapa kali tidak dapat serta merta diterjemahkan langsung kedalam bahasa lain kecuali dengan membuat penjelasan yang panjang. Maka dari itu, istilah bahasa tersebut akan tetap digunakan dalam bentuk aslinya.

Misalnya istilah dalam syariah yang tentu sudah sangat populer yang Anda sudah sering dengar yaitu Riba. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, riba didefinisikan sebagai  riba/ri·ba/ n 1 pelepas uang; lintah darat; 2 bunga uang; rente  padahal menurut MUI dalam fatwanya tentang riba (http://mui.or.id/wp-content/uploads/2014/11/32.-Bunga-InterestFaidah.pdf ), pengertiannya tidak hanya tentang bunga uang tetapi juga manfaat yang didapat dari pengembalian pinjaman. Maka ini lah yang saya maksud riba termasuk dalam istilah modern yang  setiap orang yang membicarakan tentang aktivitas keuangan khususnya syariah akan menyebutkan kata riba yang tidak bisa digantikan dengan padanan kata bahasa Indonesia.

 

  1. Berdasarkan atau menggunakan informasi, metode, dan teknologi terbaru

Keuangan syariah masuk dalam syarat ketiga ini. Ambil contoh, asuransi syariah tidak ada dimasa lalu dan baru dikembangkan sejak tahun 1970-an dibanding dengan asuransi konvensional. Asuransi syariah menggunakan informasi dan metode terbaru untuk membuat sebuah sistim yang dapat diterima oleh semua orang termasuk orang-orang yang menentang asuransi (konvensional) karena ada prinsip-prinsip yang dilarang dalam Islam. Penggunaan metode ini melahirkan konsep yang setiap orang dapat menggunakan asuransi syariah. Begitu metode tentang asuransi syariah dikembangkan, maka teknologi dalam penghitungan (akuntansi) mengalami perubahan yang membedakan praktik asuransi syariah dari konsep asuransi konvensional.

Lalu masih kah Anda ragu bahwa keuangan syariah dan yang berkaitan dengan syariah ini adalah hal-hal yang modern?

Lihatlah definisi medern dalam bahasa kita di Kamus Besar Bahasa Indonesia (http://kbbi.web.id/modern )

modern/mo·dern/ /modérn/ 1 a terbaru; mutakhir: pasukan diperlengkapi dengan senjata-senjata –; 2 n sikap dan cara berpikir serta cara bertindak sesuai dengan tuntutan zaman;

 

Jika Anda menganggap bahwa modern itu adalah menggunakan istilah-istilah berbahasa Inggris, maka hal itu tidaklah benar karena jika modern yang Anda maksud belum bisa membawa Anda pada kesuksesan yang Anda ingin kan, maka Anda membutuhkan cara yang lebih modern.

Maka tenanglah ketika kami (As-Salam Training Consultant) memberikan materi tentang keuangan syariah maupun manajemen pengembangan tim kerja untuk mengembangkan produktivitas agency Anda, karena kami sesungguhnya sedang membawakan materi yang sangat modern bagi Anda.  😀  😆  😀

 

Memerlukan pelatihan dan mengundang  saya:

Tel: 0811 187 5432

WA: 0812 8100 9812

email: andrie.setiawan@assalamconsultant.com

  • Islamic Finance
  • Sharia Insurance Selling
  • Sharia Agency Development Strategies
  • Sharia Insurance Agent Recruitment
  • Group Selling for Sharia Insurance
  • Leadership
  • Motivation
  • Pre-Pension Workshop
  • Islamic Financial Planning

INVESTASI SYARIAH; BERKAH, MUDAH, untung BERLIMPAH

Mengutip apa yaDAILYMAILng ditulis Camille Paldi di Islamic Finance News dari hasil survei nya bahwa pembiayaan Halal (baca: syariah) sedang booming diseluruh dunia. Angkanya meningkat 10 sampai dengan 15% pertahun. Di Inggris saja, system pembiayaan syariah ini sudah menjadi hal lumrah yang mudah ditemukan seperti pembiaayaan konvensional.

Bahkan berdasarkan berita di dailymail.co.uk tertanggal 8 Oktober 2008, kira-kira pada saat krisis keuangan di Amerika terjadi, banyak non muslim berbondong-bondong menyimpan dananya pada system keuangan syariah yang aman dari krisis karena memiliki ketentuan anti maisir atau untung-untungan.

So… banyak praktisi mengatakan ini adalah keberkahan dari sistem yang berasal dari Tuhan. Maka dari itu kami tertarik untuk sedikit mengulas bahwa Investasi Syariah memiliki Berkah bagi setiap orang, Mudah dilakukan, dan tetap pada tujuan dari investasi yaitu mendapatkan keuntungan yang berlimpah.

BERKAH

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berkah/ber·kah/ n karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia; berkat. Dan benar bahwa investasi syariah mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia.

Kami bertanya pada Anda para pembaca terutama yang memiliki anak yang masih kecil, “Apakah Anda rela jika suatu saat nanti anak Anda merokok? Meminum minuman keras?” Dan setiap pertanyaan ini kami lontarkan dikelas pelatihan, semua orang sepakat jawabannya tidak.

Lalu apakah kita bisa begitu saja menutup pabrik rokok dan minuman keras? Tentu tidak bisa karena mereka, secara hukum, sah melakukan usahanya di Indonesia. Lalu apa yang orangtua dapat lakukan untuk hal ini?

BERHENTILAH MEMBIAYAI KEGIATAN PABRIK-PABRIK TERSEBUT DENGAN BERINVESTASI DI INSTRUMEN SOCIALLY RESPONSIBLE INVESTMENT.

Apa itu? Investasi yang bertanggung jawab atas dampak pada social dari aktivitas usaha dimana dana ditanamkan. Instrumen investasi syariah adalah tempatnya. Investasi ini melalui beberapa kali penyaringan dan penyaringan yang pertama adalah bahwa usaha yang dilakukan oleh perusahaan adalah memproduksi barang atau jasa yang halal (sesuai dengan ketentuan syariah).

Jelas, kan?! Bahwa siapa saja dapat merasakan keberkahannya. Ya, tentu… siapa saja, bukan hanya muslim, non-muslim pun merasakannya. BERKAAAH…

MUDAH

Benarkah? Tentu, insyaa Allah.

Kini bank syariah tersebar dimana-mana. Nasabah dapat mengunjungi untuk menanyakan investasi apa yang dijual oleh bank tersebut, karena biasanya bank juga menjual instrument investasi berupa reksadana, misalnya. Bahkan, asuransi yang dikaitkan dengan investasi dapat dijadikan pilihan mereka yang menginginkan kemudahan lebih dari cara sebelumnya.

Memang, sudah barang tentu, agen pemasar asuransi harus benar-benar memahami hal-hal teknis produk yang dijualnya serta nilai-nilai pelayanan nasabah karena keluhan yang sering terjadi yang dilontarkan nasabah adalah seputar dua hal tersebut.

Bahkan, beberapa produk investasi memanfaatkan teknologi informasi dalam bertransaksi sehingga nasabah tidak perlu meninggalkan meja hanya perlu berhadapan dengan computer yang terhubung dengan internet.

Semakin mudah, kan sekarang?

UNTUNG BERLIMPAH

Fakta historis menunjukkan bahwa investasi syariah lebih kuat dari pada investasi konvensional. Memang pada saat kondisi ekonomi sedang tidak bersahabat, ketika nilai investasi konvensional merosot, investasi syariah juga demikian tetaDOWpi merosotnya investasi syariah tidak lebih dalam dari konvensional disaat yang sama. Dari pengalaman kami setiap kali kondisi ekonomi sedang tidak baik, begitulah kenyataannya. Lalu, instrument mana yang Anda akan pilih, yang lebih tahan banting atau yang tidak pada saat krisis? Jika jawaban Anda adalah yang tahan banting, maka pilihan Anda adalah Investasi Syariah. Selamat Berinvestasi yang BERKAH, MUDAH, dan untung BERLIMPAH.

Ket gambar: Indeks Dow Jones (biru) dengan Indeks Dow Jones Islamic Market pada saat Amerika Serikat mengalami krisis keuangan

Download Versi.pdf

 

Memerlukan pelatihan dan mengundang  saya:

Tel: 0811 187 5432

WA: 0812 8100 9812

email: andrie.setiawan@assalamconsultant.com

  • Islamic Finance
  • Sharia Insurance Selling
  • Sharia Agency Development Strategies
  • Sharia Insurance Agent Recruitment
  • Group Selling for Sharia Insurance
  • Leadership
  • Motivation
  • Pre-Pension Workshop
  • Islamic Financial Planning

IKUTI SEMINAR PUBLIK KAMI

1
×
Assalamu'alaikum,

Klik untuk bertanya tentang As Salam Training Consultant dan Program-Programnya